Sampai kapan harus bermimpi ?

Leave a comment

Bermimpi untuk meraih cita cita agung adalah hal yang sangat penting, hidup tanpa mimpi ibarat orang yang buta berjalan di tengah malam gelap gulita. Maka jangan pernah memendam semua mimpi yang kita miliki untuk kemaslahatan orang banyak. karena mimpi itu yang akan mebawa perubahan dunia.

Namun sangat ironis juga kalau kita setiap hari hanya bermimpi tanpa ada gerak yang mengiringinya, Kerja keras tidak bisa dihindari untuk sukses. Kerja cerdas juga jangan sampai ketinggalan.

Jangan hanya bermimpi, mari kita upayakan dengan sekuat tenaga untuk meraih semua mimpi yang kita canangkan dalam hidup ini. Nasib tidak akan pernah berubah kalau kita diam saja.

Hidup untuk menyelesaikan misi-misi

Leave a comment

Bismillah

Teringat dalam film kartun yaitu Naruto tepatnya, untuk menjadi seorang great ninja harus bisa menyelesaikan segala macam misi dari Pimpinan nya, dalam hal ini Naruto berada di Desa Konoha yang dipinpin oleh ninja no.satu di Desa tersebuah yang biasa di panggil Hokage.

Ada hal yang menarit dalam cerita tersebut, yaitu untuk menjadi seorang yang hebat (ninja yang hebat) harus banyak banyak melakukan training (latihan) yang lebih hebat lagi adalah harus menyelesaikan segala macam misi yang di berikan kepada nya, bahkan tak jarang harus meregang nyata hanya untuk menyelesaikan misi.

Satu lagi yang sangat menarik adalah tokoh utama dalam film ini yaitu Naruto, anak yang penuh dengan kejutan, tak pernah menyerah dengan kondisi yang mendera nya selalu ingin menjadi orang terbaik no.1 , untuk bisa menjadikan mimpi itu menjadi nyata ia selalu belajar dengan keras hingga terkadang kondisi kesehatanya pun tak mendukung tetap ia berlatih dengan keras. ia selalu ingin menyelesaikan semua misi dengan sukses tidak penduli sebesar apapun resiku itu.

Lantas dalam hidup ini seperti apa kita menyakipinya ? Manusia di lahirnya dengan mempunyai kemampuan yang berbeda beda, punya bakat yang berbeda namun tetap punya visi yang sama yaitu beribadah kepada Allah semata.

Untuk mencapai sebuah visi yang besar tidak mungkin hanya dengan berpangku tangan hanya duduk duduk saja semuanya butuh waktu, latihan dan pengorbanan kerja keras. Banyak misi misi yang harus diselesaikan, banyak rintangan yang menghadang, banyak musuh musuh yang siap menerkam dari depan belakang, kiri kanan, atas bawah, banyak cobaan yang harus kita lalui untuk menjadikan kita orang orang yang kuat dan sabar.

Orang yang sabar dan kuat dalam menyelesaikan misi misi yang di berikan Allah melalui Rasul kepadanya dalam hidup ini terlebih misi misi itu sukses dengan baik, maka akan medapatkan balasan dengan baik.

Untuk itu jangan pernah menyerah dalam hidup ini, berlatih keras dalam kebaikan, berjuang untuk menyelesaikan semua misi kita sebagai makhluk Allah, semoga kita termasuk orang orang yang beruntung.

Puasa 6 hari jauh lebih berat dari puasa 1 bulan penuh

Leave a comment

Diterangkan dalam suatu hadits bahwa barang siapa yang berpuasa 6 hari setelah puasa ramadhan di bulan syawal maka ia seperti berpuasa satu tahun penuh, bisa kita bayangkan betapa besar hitungan kebaikannya untuk kita.

Puasa 6 hari di bulan syawal ini bisa dilakukan pada hari ke-2 setelah idul fitri atau pada saat hari hari lain pada bulan syawal. Cara melakukannya pun berbagai macam bisa langsung puasa 6 hari penuh berturut turut ataupun selang seling yang terpenting adalah mencapai 6 hari puasa.

Janji pahala yang besar tidak selamanya mudah untuk dilakukan, bahkan puasa 6 hari di hari biasa jauh lebih sulit di bandingkan puasa satu bulan penuh di bulan ramadhan, kenapa ? kerana di hari biasanya kita menjalankan sendirian, dan perlu diketahuai manusia lemah bila sendirian. Kita melakukan puasa di hari biasa harus dengan niat yang sungguh sungguh, harus direkaya dan dikuatkan untuk bisa berbuka sementara di bulan ramadhan tidaklah sedemikian berat karena sudah menjadi keberkahan di bulan tersebut.

Sangat disayangkan bila berpuasa dibulan ramadhan bukan karena Allah tapi kerena memang itu bulan ramadhan, karena semua orang pada berpuasa ia jadi malu untuk tidak berpuasa. Kadar keimanan seseorang terkadang bisa diukur dari hari hari setelah ramadhan, bila memang rutinitas harianya demikian baik sama seperti saat bulan ramadhan baik, maka bisa dipastikan ia baik juga. Namun bila jauh berbeda dengan pada saat ramadhan, ya mungkin pada saat itu banyak orang yang melakukan kebaikan maka ia pun bisa demikian.

Mari kita biasakan diri untuk melakukan hal hal yang kecil tapi membawa dampak kebaikan luar biasa bagi diri kita, meskipun hal hal kecil itu tidak selamanya mudah dilakukan namun mati kita coba untuk melakukan dari hal yang kecil dan mulai dari sekarang, karena kita tidak tahu sampai kapan hidup di dunia fana ini.

Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.